602 Personel Polisi Siap Amankan Debat Pilgub Sulsel Pertama

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – KPU mewanti-wanti kepada 100 orang pendukung paslon yang masuk dalam arena debat Pilgub Sulawesi Selatan (Sulsel) agar tertib. Pendukung yang melanggar tata tertib akan diamankan atau dikeluarkan dari arena debat.

Anggota KPU Sulsel Hasruddin Husain mengungkapkan persiapan pelaksanaan debat perdana ini sudah rampung. Termasuk sudah rapat koordinasi terkait pengamanan bersama Polda Sulsel, narahubung (LO) paslon dan pihak penyelenggara.

“Beberapa hal sudah kami urai dalam geladi mulai dari proses kapan tim harus masuk, paslon bisa masuk. Pukul 16.00 WITA lokasi ini harus steril semua. Kemudian jam 17.00 WITA mereka (tim) sudah bisa masuk venue,”kata Hasruddin, Ahad, 27 Oktober 2024.

Hasruddin mengaku total undangan yang bisa masuk ruangan debat sebanyak 500 orang. Tim paslon dibatasi membawa tim pendukung maksimal 100 orang, selebihnya dari staf KPU, Bawaslu, Forkopimda dan undangan lainnya.

“Poinnya adalah karena ini melibatkan 500 orang, penting bagi KPU bersama pengamanan dan tim paslon bagaimana memastikan semua pihak terlibat dalam kegiatan debat itu memang bisa saling memahami proses, seperti apa mereka harus menyiapkan pesertanya yang masing-masing 100 orang,”ucapnya.

Pihaknya juga telah menyepakati lokasi parkiran yang akan dipisah antar paslon, forkompinda dan undangan. Hasruddin juga mewanti-wanti agar tim paslon tidak membawa atribut kampanye ke dalam lokasi debat kecuali yang melekat di badan.

“Seperti tidak boleh membawa alat peraga kecuali yang melekat di badan, tidak boleh membawa senjata tajam, tidak boleh membawa benda yang menyatakan sampai korek dilarang masuk venue,” ujarnya.

Sementara bagi tim pendukung paslon yang melanggar dipastikan akan ditegur oleh pihak keamanan. Pendukung paslon juga diminta tidak meneriakkan yel-yel ketika tidak dipersilakan.

“Kita sudah rapat tadi ini dengan semua termasuk LO tim paslon tinggal diikuti saja apa yang menjadi kesepakatan kita. Dalam tata tertib tidak boleh meneriakkan yel-yel saat tidak diberi kesempatan, tidak boleh membawa atribut kecuali yang melekat di badan,” jelasnya.

Hasruddin juga mengaku sudah menggelar rapat koordinasi dengan pihak keamanan. Sebanyak 602 personel polisi akan mengamankan debat perdana ini.

“Tadi yang saya sempat dengar, ada 602 orang yang disiapkan mulai dari luar (hotel) sampai di dalam dan di luar sampai di jalan. Di dalam, ada 15 orang personel yang disiapkan untuk mengamankan proses, mengawasi di dalam ruangan,” ujarnya.

Hasruddin mengungkapkan pihaknya akan menyerahkan kepada pihak keamanan untuk menegur pendukung paslon yang tidak tertib. Olehnya, dia berharap para tim paslon mampu menjaga ketertiban selama debat.

“Yang tidak mau ditegur langsung diamankan saja, mudah2an tidak terjadi seperti itu,” katanya.

Comment