Segudang Prestasi, Fayza Kulla, Santriwati MA Ummul Mukminin Lolos Farmasi Universitas Indonesia

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Nama Fayza Kulla Azmina menjadi buah bibir dan magnet inspirasi dalam acara Wisuda Penamatan Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan ke-34 tahun 2026.

Santriwati madrasah Aliyah (MA) Ummul Mukminin asal kota Makassar ini dinobatkan sebagai santriwati terbaik berkat segudang prestasi gemilang yang berhasil diborongnya selama mengenyam pendidikan di pondok pesantren selama 6 tahun lamanya.

Pengumuman luar biasa ini disampaikan langsung di hadapan ratusan hadirin dalam prosesi wisuda yang berlangsung khidmat di Lapangan Indoor Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin, Jl. KH. Abd. Jabbar Asyiri, Sudiang, Kota Makassar, Sabtu (23/5/2026).

Rekam jejak Fayza selama di pondok memang terbilang sangat fenomenal.

Ia tercatat sebagai santriwati pertama di angkatatannya yang berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz saat masih duduk di bangku kelas XI.

Menariknya, capaian spiritual yang luar biasa ini ia raih di tengah kepadatan aktivitasnya yang super sibuk di luar pesantren, termasuk dedikasinya saat terpilih menjadi anggota pasukan pengibar bendera (Paskibraka) tingkat Kota tahun 2024.

Tidak berhenti sampai di situ, pada agenda daurah tahfidz terakhir, Fayza kembali menorehkan prestasi sebagai Hafidzah Terbaik.

Konsistensi menjaga kualitas hafalan juga dibuktikannya dengan meraih predikat mutqin (hafalan yang kuat dan melekat) untuk kategori 10 juz.

Tembus Kampus UI dan Tanggung Jawab Menjaga Amanah Keberhasilan Fayza tidak hanya bersinar di bidang keagamaan dan ekstrakurikuler.

Tetapi juga melejit di bidang akademik. Ia dipastikan melenggang ke salah satu perguruan tinggi terbaik bangsa setelah dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Universitas Indonesia (UI) pada jurusan Farmasi tahun 2026.

Rentetan prestasi yang sukses diraih dalam satu waktu ini mengukuhkan dirinya sebagai lulusan dan Hafidzah Terbaik pada Penamatan PPPUM tahun ini.

Saat dimintai tanggapannya, Fayza Kulla Azmina mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas segala kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT.

Kendati demikian, dengan kerendahan hati yang mendalam, ia menganggap rentetan penghargaan ini sebagai sebuah amanah besar yang harus ia pertanggungjawabkan di masa depan.

“Tentunya saya sangat bersyukur akan pencapaian tersebut. Tetapi di sisi lain, ada tanggung jawab dan kepercayaan terbesar yang diberikan kepada kita untuk dijaga,” ungkap Fayza dengan penuh kedewasaan.

Ia juga menyebut bahwa kebaikan yang kita lakukan, insyaallah akan dibalas kebaikan pula oleh Allah SWT.

“Kuncinya kita terus berusaha, berdoa dan berakhlak kepada orangtua dan guru, insyaAllah akan ada jalan-jalan dan petunjuk tuhan bagi yang bersungguh-sungguh,” tambahnya.

Alumni MA Ummul Mukminin ini bercita-cita menjadi apoteker professional dan totalitas melakukan pengabdian kepada ummat dan bangsa mendatang.

“Terimakasih kepada para ustad dan ustadzah yang selama ini terus membina dan membimbing saya dan teman-teman saya, insyaAllah ini menjadi amal jariyah kita semua,” tuturnya.

Kisah Fayza Kulla Azmina menjadi bukti nyata bagi seluruh santriwati bahwa kehidupan di dalam pondok pesantren bukanlah penghalang untuk berprestasi di tingkat nasional, aktif dalam kegiatan kepemudaan, sekaligus tetap istiqomah menjadi penjaga ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Lulusan seperti Fayza inilah yang menjadi representasi nyata dari lahirnya profil perempuan berkemajuan masa depan.

Terpisah, Kepala Madrasah Aliyah (MA) Ummul Mukminin Rienda Noor Asysyfa menyampaikan selamat dan apresasi kepada seluruh santriwati MA Ummul Mukminin atas prestasi yang diraih.

“Sukses untuk Ananda semua, teruskan kebiasaan positif, jaga ibadah, jaga almamater, jadi kader tangguh, dan tentunya kembali menginspirasi,” katanya.

Tercatat jumlah santriwati diwisuda berjumlah 186 orang terdiri dari SMA 96 orang dan MA 90 orang.

Dan puluhan diantara mereka sudah dinyatakan lolos diperguruan tinggi negeri favorit. (**)

Comment