Ajiep Padindang Sebut Soal Kolom Kosong di Pilgub Ibarat Bencana Politik di Sulsel

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Senator DPD RI asal Sulawesi Selatan, Ajiep Padindang, menanggapi terkait isu wacana kotak kosong pada pemilihan gubernur Sulawesi Selatan, menurutnya jika terjadi kolom kosong di Sulsel karena adanya klan yang ingin berkuasa maka tidak akan menyehatkan demokrasi di daerah ini.

“Kalau kotak kosong terjadi karena klan dan betul-betul terjadi di Pilgub maka ini sebuah bencana politik di Sulsel,” kata Ajiep, Rabu, 31 Juli 2024.

Ia mengatakan sistem demokrasi yang seharusnya menganut nilai-nilai Pancasila, saat ini telah menjadi liberal. Salah satu indikatornya, kata dia, dengan melihat maraknya praktek politik transaksional.

Dia juga mengkritik partai Golkar yang mengabaikan tiga kader potensial yang saat ini digadang-gadang maju di Pilgub. Apalagi ada kader Golkar yang sejak tiga tahun lalu, sudah bergerak mempersiapkan diri maju di Pilgub yakni Ilham Arief Sirajuddin.

“Celakalah Partai Golkar jika tak mendorong kader. Bahkan ada kader Golkar sudah tiga tahun persiapkan diri maju di Pilgub,” kata Ajiep.

“Demokrasi saat ini adalah liberal, meskipun secara yuridis kita menganut demokrasi Pancasila. Tapi secara implementasi demokrasi liberal. Pada praktiknya muncul praktik transaksional,” sebut Ajiep Padindang.

“Sekarang yang muncul klan politik, karena punya uang maka menumbuhkembangkan keluarganya untuk mendapat jabatan politik,” tambahnya.

Comment