Dapat Undangan, Justru Syaharuddin Alrif Dilarang Hadiri Wisuda Santri XVI LPPTKA Sidrap

MAKASSAR,DJOURNALIST.com — Dalam rangka Pelaksanaan Wisuda Santri ke -XVI LPPTKA DPD BKPRMI Kabupaten Sidrap yang diselenggarakan pada ha 12 Mei 2024 di Masjid Agung yang berada di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif mendapat undangan resmi satu minggu lalu untuk menghadiri Wisuda Santri ke- XVI.

Namun, malam sebelum acara, tepat pukul 11.00 WITA kata Syaharuddin Alrif, dirinya mendapat informasi dari ketua BKPRMI Sidrap, bahwa agar tidak menghadiri acara Wisuda Santri tersebut karena Masjid Agung adalah Masjid Pemerintah.

Dari Informasi yang beredar, pesan larangan ini dari Pemkab setempat yang merupakan pesan dari PJ Bupati Sidrap.

Dari Informasi tersebut Syaharuddin Alrif, mengkonfirmasi hal ini melalui via telpon ke Pj Bupati Sidrap, Basra dan menampik imformasi tersebut.

“Pak Basra tidak pernah memerintahkan dan menolak mentah hal tersebut,” ucap Syaharuddin Alrif dalam keterangan tertulisnya, Ahad 12 Mei 2024.

Syaharuddin Alrif menduga ada sekelompok orang tak menginginkan kehadirannya di acara Wisuda Santri ke XVI LPPTKA DPD BKPRMI Kabupaten Sidrap.

“Atas kejadian ini Syaharuddin Alrif tidak tinggal diam dan akan mengusut tuntas hal siapa dibalik dari pesan ini,” ucap Syaharuddin Alrif.

Syaharuddin Alrif menambahkan bahwan dirinya aktif hadiri kegiatan BKPRMI sejak tahun 2000 sd 2023 karena memang pernah jadi pengurus BKPRM Sidrap.

“Namun kenapa tahun ini ada yang intimidasi pejabat Sidrap ke ketua BKPRMI Sidrap (siswadi) Agar saya diminta jangan hadir di Mesjid Agung. Apakah karena menjelang Pilkada ?,” katanya.

Comment