Andi Hadi Menilai Bawaslu Tak Bergeming Atas Politik Uang di Pemilu

MAKASSAR,DJOURNALIST.comKetua Komisi D DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Basom menyoroti kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Pemilu, 14 Februari lalu. Pasalnya Bawaslu tak bergeming mengatasi politik uang yang terjadi pada pesta demokrasi. 

Andi Hadi yang maju kembali untuk periode keduanya di DPRD Makassar, mengakui, pertarungan kali ini sangat berat. Karena sangat sarat politik uang.

“Menjadi tugas kita bersama karena politik tahun ini kita memang agak keras, karena terang-terangan masalah politik uang,” kata Adi Hadi Ibrahim Baso.

Caleg petahana Dapil) Makassar III meliputi Biringkanaya-Tamalanrea, menyebutkan, meski tanpa politik uang dirinya mampu meraih tujuh ribu suara. Capaian ini merupakan investasi sosial ke masyarakat yang telah terjaga.

Menurut Andi Hadi, raihan suaranya tersebut karena dirinya memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, utamanya di dapilnya.

” Tujuh ribuan lebih itu tidak ada satupun yang saya berikan uang, apa dan sebagainya. Tetapi memang murni suara-suara keikhlasan yang muncul di lapangan dan ini murni modal saya untuk banyak berkaca, bahwa betapa pentingnya nanti pendidikan politik,” ujar Andi Hadi melalui pesan WhatsApp, Rabu 29 Februari 2024.

Legislator DPRD Makassar dari fraksi PKS ini menyebutkan, politik uang sangat merusak demokrasi dan ini menjadi tamparan bagi Bawaslu. Dirinya pun mengakui banyak kandidat petahana yang tumbang karena dikalahkan politik uang.

“Sehingga banyak juga dikalangan kami yang menjadi dewan itu harus lengser karena dikarenakan dengan tingginya angka money politik di lapangan,” jelasnya

Comment