Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Gelar Studi Tiru ke Jatim

JATIM,DJOURNALIST.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sulawesi Selatan melaksanakan Studi Tiru Kearsipan pada tanggal 28 hingga 30 November 2023 ke Jawa Timur. Dalam kunjungannya mereka ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

Peserta Studi Tiru ini terdiri pejabat struktural, pejabat fungsional arsiparis dan pemerhati kearsipan Sulawesi Selatan.

Rombongan disambut oleh Tidor Arif selaku Kepala Bidang Kearsipan yang dalam hal ini mewakili Kepala DPK Provinsi Jawa Timur didampingi pejabat struktural dan pejabat fungsional arsiparis.

Dalam sambutannya, Koordinator Arsiparis Sulsel, Irzal Natsir, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas penerimaan yang luar biasa.

Menurutnya, Studi Tiru ini sebagai bagian mempererat silaturrahmi dan sinergi sesama Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Provinsi.

“Tujuan kami kesini untuk mengetahui sejauh mana tata kelola kearsipan di Jatim dan peran aktif masyarakat disini dalam mendukung pengembangan kearsipan”, ujar Ical sapaan akrab Sekum Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Wilayah Sulsel ini dalam keterangan tertulisnya pada Jumat 1 Desember 2023.

Sementara Kepala Bidang Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Tidor Arif mengapresiasi dan berterima kasih karena DPK Jatim dijadikan sebagai destinasi pembelajaran dari studi kearsipan walaupun sebagai LKD, Jatim pun memiliki kekurangan.

“Selamat datang saudara tua kami”, ujar Tidor sembari menjelaskan secara singkat dan gamblang terkait pengembangan kearsipan di Provinsi Jawa Timur.

Ia menyampaikan bahwa pada prinsipnya pada tata kelola kearsipan pemerintah Jatim maupun Sulsel tidak jauh berbeda karena berkiblat pada regulasi dan aturan yang cenderung sama.

“Untuk peran masyarakat terhadap kearsipan, DPK Jatim melibatkan forum ataupun komunitas kearsipan terkhusus bagi mahasiswa perguruan tinggi, dan hal ini telah kami lakukan sudah lebih dari 10 tahun ya tepat dimulai di tahun 2023,”ucapnya

Bukan hanya itu Jatim pun melakukan kegiatan kegiatan bagi masyarakat yang berhubungan erat dengan kearsipan misalnya lomba tertib arsip keluarga, lomba membuat jingle kearsipan, pelibatan dalam penyelamatan arsip perorangan hingga memberikan reward bagi masyarakat yang melakukan penyelamatan kearsipan.

“Sementara jurinya kami libatkan Sejarahwan untuk menilainya,”jelas timpal Ketua AAI Jatim ini.

Comment