MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan menggelar dialog publik tematik di Hotel D’Maleo Jalan Pelita Raya pada Senin 25 September 2023. Dialog itu mengangkat tema “Urgensi Sinergi Peran Media dan Bawaslu dalam Penyelenggaran Pemilu 2024.
Mantan Ketua Bawaslu Sulawesi Selatan Laode Arumahi menilai kegiatan ini sangat menarik. Pasal nya fungsi dan peran media hampir sama. Yaitu dalam melakukan pengawasn di kepemiluan.
“Antara Bawaslu dan media ada benang merahnya. Secara hukum dan nomenklatur peran bawaslu adalah melakukan pengawasan pemilu. Tapi media justru lebih luas. Fungsi pers memberikan informasi dan sosial kontrol,”ujar Arumahi.
“Dari sisi cakupan nya media mampu mengawasi semua. Mandat Nomor 40 Tahun 99 tentang pers,”sambungnya.
Arumahi berharap, pers dapat memberikan edukasi politok kepada masyatakat pasalnya kesadran politik masyarakat masih kurang sehingga midah sekali merubah pilihannya.
“Kalau tidak sadar maka dampaknya adalah politik uang,”bebernya
Hal ini pun diakui oleh Anggota Bawaslu Sulsel Alamsyah. Dia berharap pers dan bawaslu saling bersinergi dalam menciptakan pemilu yang demokratis sehingga terhindar dari politik uang.
“Kami senantiasa memberikan edukasi semacam ini. Tapi cakupan kami terbatas. Peran media kami butuhkan yang cakupannya luas ke masyarakat,”ucapnya.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli dan Anggota Bawaslu Sulael Saiful Jihad dan Alamsyah serta mantan Ketua Bawaslu Sulsel periode 2018-2023 Laode Arumahi.
Selain itu hadir pula 20 awak media dan, Pimpred Harian Fajar Amirullah Basri dan Ketua Aji Makassar Didit.Selain itu hadir pula 20 awak media dan, Pimpred Harian Fajar Amirullah Basri dan Ketua Aji Makassar Didit.


Comment