Andi Ina Kartika Sari Ikuti Uji Kelayakan PKB di Jakarta

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Sebagai bentuk keseriusan membangun kabupaten Barru, Andi Ina Kartika Sari yang merupakan bakal calon kepala daerah (Bacakada) penuh semangat mengikuti semua tahapan penjaringan yang dilakukan oleh partai politik. Salah satu nya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Andi Ina Kartika Sari yang saat ini masih menjabat sebagai ketua DPRD Sulsel menyempatkan terbang langsung ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan Fit and proper test yang di laksanakan di kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sabtu 8 Juni 2024.

Andi Ina mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dan senang diberikan kesempatan mengikuti fit and proper test di DPP PKB di Jakarta karena bisa menyampaikan visi misi untuk membangun Kabupaten Barru kedepannya.

“Alhamdulillah proses berjalan dengan lancar dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan yang berlangsung. Saya merasakan adanya keselarasan visi antara diri saya dengan PKB, yang memberikan optimisme bagi pembangunan Barru ke depan,”ujar Andi Ina dalam keterangan tertulisnya.

Dia berharap bisa diusung bersama PKB untuk Pilkada Barru yang memiliki keselarasan visi untuk mengawal pembangunan dengan komitmen ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya yakin bahwa kolaborasi ini akan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk mewujudkan Barru yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Dipo Nusantara Pua Upa yang telah menerimanya di DPP mengikuti uji kelayakan , diketahui bahwa Dipo Nusantara Pua Upa juga menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2019–2024 fraksi PKB dan terpilih kembali periode 2024-2029.

“Ternyata yang melakukan UKK kepada saya itu Pak Dipo, Teman sejawat notaris saya di IPPAT, beliau notaris di Jakarta Timur yang juga waktu itu menjabat Wakil Sekretaris Umum IPPAT, kemudian saya Sekretaris Umum IPPAT Sulsel, Alhamdulillah setelah belasan tahun baru bertemu kembali dengan beliau, dan bersama-sama berada dipanggung politik”tutupnya.

Comment