MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani merespon terkait survei pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada posisi buncit. Puan mempertanyakan survei yang menempatkan Ganjar-Mahfud posisi terakhir diantara paslon lainnya.
“Kata siapa, survei yang mana?,” ujar Puan kepada wartawan usai menghadiri Harlah ke-51 PPP di GOR Sudiang Makassar, Sabtu 27 Januari 2024.
Meski meragukan rilis elektabilitas ketiga paslon, Puan mengaku hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ini mengaku survei tersebut akan menjadi penyemangat tim pemenangan Ganjar-Mahfud.
“Walaupun itu kemudian menjadi tantangan bagi kami untuk tetap bersemangat dan mengevaluasi hasil survei yang ada. Namun kami optimis, Insya Allah,” kata dia.
Puan menekankan pentingnya untuk meyakinkan rakyat. Ia meminta kepada seluruh tim pemenangan untuk selalu mengetuk hati rakyat.
“Bersama dengan rakyat, kita Insyaallah akan menang. Ketuk pintu dan hati rakyat hanya dengan rakyat kita bisa menang,” tegas Puan.
Puan optimis waktu meski singkat, masih punya waktu untuk tetap memperjuangkan keyakinan. Ia mengaku sosok pemimpin harus amanah, berjuang dan menghibahkan dirinya untuk rakyat.
“Paling penting adalah menghibahkan dirinya itu sampai akhir, tidak di tengah jalan kemudian belok. Nah ini yang penting. Bagaimana kemudian bangsa dan negara itu yang utama, dan memperjuangkan semua,” urai Puan.
“Bahwa kita mempunyai kepentingan, kita mempunyai keluarga, kita mempunyai kepentingan tertentu, sebagai manusia saya bisa memahami. Namun pemimpin yang dipilih oleh rakyat harusnya sampai akhir menghibahkan dirinya ada untuk rakyat. Insyaallah, Mas Ganjar dan Pak Mahfud nantinya akan seperti itu,” lanjut Puan.
Sementara Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto mengingatkan pentingnya soliditas dan spirit gotong royong bersama turun ke masyarakat.
“Semangat terus bergelora. Kemenangan PDIP dan paslon Ganjar-Mahfud dalam satu tarikan nafas untuk diperjuangkan,” pungkasnya.
Comment