MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Mitra Bukalapak menggelar Spesial Kumpul Juwara (SKJ) di Makassar (27/09), kegiatan ini hasil kolaborasi dengan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk.
Mengusung tema “Strategi Pikat Pelanggan Lewat Cross-Selling, Up-Selling, dan Down-Selling”, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi puncak dari rangkaian SKJ bersama Ultrajaya, yang sebelumnya telah sukses diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia seperti Solo, Yogyakarta, dan Bandung.
Kali ini, SKJ menyoroti pentingnya strategi penjualan yang lebih bervariasi, termasuk membuat paket belanja, mengkombinasikan penjualan produk grosir dengan produk virtual, serta menawarkan produk dengan harga lebih murah.
Menurut Becquini Akbar, VP Mitra Operations & Commerce Mitra Bukalapak, kegiatan SKJ ini selain menghadirkan wawasan mengenai bisnis dan kemitraan, juga memperkenalkan brand terkemuka di industri FMCG.
“SKJ juga meningkatkan pengetahuan produk dan menambah nilai jual warung. Berbagai edukasi yang didapatkan di SKJ ini memotivasi para pemilik warung untuk dapat bertransformasi layaknya peritel modern, sekaligus meningkatkan pola pikir bertumbuh untuk terus membesarkan bisnis dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya,” ucapnya.
Perubahan yang kami hadirkan lanjut Akbar, bukan semata-mata peningkatan pendapatan saja, melainkan mentransformasi para pemilik warung agar dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat di sekitarnya. Mulai dari transformasi fisik warung menjadi ritel modern, hingga membangun pola pikir mereka, para pengusaha mikro, agar tidak takut bermimpi dalam membesarkan bisnis.
“Kesuksesan mereka ini kami harapkan bisa menginspirasi pemilik warung lainnya, sehingga lewat Mitra Bukalapak, kami bangun Mitra menjadi agen perubahan yang berkelanjutan bagi para pengusaha mikro di sekitarnya,” jelasnya.
Dampak Transformasi Warung
Hasrun, seorang Mitra dari Makassar yang berani bermimpi besar saat situasi memaksanya keluar dari zona nyaman. Di tahun 2020, ia meninggalkan profesinya sebagai pekerja kantoran dan memulai usaha warung dengan merombak taman di depan rumah.
Keberanian ini membawa kabar baik, dengan nilai pendapatan yang kini mencapai tiga kali lipat lebih besar dibanding pekerjaan sebelumnya sebagai pegawai kantoran.
Hal tersebut tidak lepas dari aplikasi Mitra Bukalapak yang membantu Hasrun dalam menyediakan akses ke berbagai produk yang sangat dibutuhkan pelanggan.
“Terutama, produk virtual dan layanan finansial, yang sebelumnya bisa diperoleh pelanggan dengan menempuh perjalanan cukup jauh ke agen-agen perbankan atau minimarket,” bebernya.
Melalui partisipasi aktif di Komunitas Juwara, Hasrun juga banyak belajar bagaimana memasarkan bisnisnya dengan cara yang berbeda dari warung konvensional.
Selain lewat pemasangan spanduk, Hasrun juga memaksimalkan perangkat teknologi, khususnya fitur chatting dan media sosial, dalam membangun komunikasi pelanggan dan memasarkan produk-produk baru.
Bonusnya, warga-warga sekitar tempat tinggal Hasrun pun semakin terasah literasi digitalnya lewat transaksi yang kini biasa dilakukannya menggunakan ponsel dan platform teknologi.
“Pentingnya keramahtamahan dalam berjualan, saya pelajari dari sesama juragan warung dan konten edukasi di Komunitas Juwara,” tuturnya.
Kemudian, ia beranjak untuk membangun kedekatan dengan setiap pelanggan yang datang. Berkat aplikasi Mitra Bukalapak, ketersediaan barang selalu terjamin.
“Jadi pelanggan pun senang berbelanja di sini. Apalagi saya cukup fleksibel untuk bertransaksi kapan pun. Hanya dari warung, tapi sekarang saya bisa meningkatkan kualitas hidup dan kestabilan finansial keluarga, hingga merenovasi rumah,” ungkap Hasrun.(***)


Comment