Dari Kampus ke Panggung, Kakom UNIFA Jadi Ruang Tumbuh Generasi Komunikatif

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Ballroom Edelweis Universitas Fajar (UNIFA) kembali bergemuruh dengan semangat muda dan kreativitas tanpa batas, Kamis 14 Agustus 2025.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi menggelar Kampoeng Komunikasi (Kakom) Vol.13, sebuah ajang tahunan yang tak hanya jadi etalase karya, tapi juga ruang kolaborasi lintas generasi.

Mengusung tema “Impactful Expression and Communication” dengan konsep “Echoes of Expression”, Kakom tahun ini tampil beda. Seni menjadi medium utama: ekspresi wajah, gerakan tubuh, hingga pesan-pesan yang menggugah publik.

“Kami ingin menunjukkan bahwa komunikasi bukan sekadar kata-kata. Ekspresi dan gerakan pun bisa menyampaikan pesan yang kuat,” ujar Soraya Firdausy, S.I.Kom., M.I.Kom., Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIFA.

*Dari Mata Kuliah Jadi Panggung Nyata

Kakom bukan sekadar event biasa. Sejak pertama kali digelar pada 2003, kegiatan ini lahir dari mata kuliah Event Organizer di Prodi Ilmu Komunikasi. Kini, di volume ke-13, Kakom telah menjelma jadi tradisi akademik yang dinanti setiap tahun.

“Kegiatan ini awalnya dirancang sebagai luaran mata kuliah. Tapi kini, mahasiswa menjadikannya ajang pembuktian kemampuan mereka di dunia nyata,” ungkap Muhammad Bisyri, S.Ksi., M.I.Kom., Deputi Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni saat membuka acara.

*Apresiasi dari Fakultas

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial, Muhammad Gafur Kadar, S.E., M.Si., turut memberikan apresiasi atas konsistensi dan keunikan Kakom.

“Setiap tahun, Prodi Komunikasi selalu hadir dengan konsep yang segar dan berbeda dari program studi lainnya. Ini menunjukkan semangat inovasi yang luar biasa,” tuturnya.

Kakom Vol.13 bukan hanya soal pertunjukan. Ia adalah cerminan bagaimana mahasiswa belajar, berkreasi, dan berkolaborasi. Sebuah panggung yang membuktikan bahwa komunikasi bisa menyentuh, menggerakkan, dan menginspirasi. (**)

Comment