Iqbal Arifin Sebut Danny Pomanto Tetap Jadi King Maker Ganjar-Mahfud di Sulsel

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – PDI Perjuangan Sulawesi Selatan memastikan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto tetap berada di tim pemenangan capres – cawapres, Ganjar Pranowo – Mahfud MD.

Juru bicara PDI Perjuangan Sulsel, Iqbal Arifin menegaskan, Danny Pomanto hanya mundur sebagai Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar – Mahfud di Sulsel. Tapi tetap menjadi ‘King Maker’ pemenangan capres – cawapres usungan PDI Perjuangan, PPP, Perindo dan Hanura tersebut.

Menurut Iqbal, mundurnya Danny Pomanto dari posisi Ketua TPD Ganjar – Mahfud merupakan imbauan dari PDI Perjuangan. Ini merupakan upaya mematuhi regulasi yang ada. Kendati jika merujuk pada Pasal 63 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023, kepala daerah dilarang menjadi Ketua Tim Pemenangan di Pemilu mendatang.

“Memang kalau bupati/wali kota dilarang untuk jadi tim kampanye pemilu. Jadi sebenarnya kita tidak tau yah apakah tim pemenangan ini sama dengan tim kampanye tapi kalau memang sama berarti kepala daerah itu harus cuti. Sehubungan dengan beliau, Pak Danny, kita PDI-P menjaga yang namanya aturan, ” ucap Iqbal kepada awak media, Senin malam 30 Oktober 2023.

Diungkapkan Iqbal, berdasarkan regulasi tersebut, Danny Pomanto sudah menghadap ke Tim Pemenangan Pusat Ganjar – Mahfud. Sehingga hasil diskusi tersebut DPP PDI Perjuangan menyarankan kepada Danny Pomanto untuk menimbang kembali.

“Di DPP partai di situlah ada diskusi menyangkut itu, jadi DPP menyarankan untuk beliau kalau bisa memikirkan dulu karena harus cuti. Karena Pak Danny sudah menjadi kader PDI Perjuangan, memang penting untuk menjadi Tim Kampanye Pemenangan Ganjar, tapi lebih penting mengurus masyarakat. Tapi beliau tetap menjadi pengusung Ganjar – Mahfud walaupun tidak menjadi Ketua Tim,” ucap Iqbal.

Adapun sosok pengganti Danny menahkodai Ketua Tim Pemenangan Ganjar – Mahfud di Sulsel, diungkapkan Iqbal, adalah sosok milenial. Alasan memilih sosok milenial karena jumlah pemilih dari kalangan tersebut cukup besar.

“Kalau memang Pak Danny mengikuti apa yang menjadi imbauan DPP Partai untuk tetap meneruskan jabatannya sebagai wali kota, kita berembuk semua sebagai partai pengusung untuk memilih milenial memimpin tim pemenangan di sulsel. Tapi Pak Dani tetap ikut dalam pemenangan itu, tetap menjadi dalam tim,” tegasnya.

Comment